Pentingnya Pendidikan Era Revolusi Industri 4.0

KULIAH PEDIA – Hai sobat KulPed, yuk.. kali ini kita sama-sama membahas perihal Pentingnya Pendidikan di Era Revolusi Industri 4.0, mulai dari pendidikan itu sendiri, guru, pembelajaran dan perkembangan ilmu, serta penggunaan media.

Berbicara soal pendidikan, pendidikan merupakan suatu hal yang sangat penting untuk dimiliki seseorang. Dengan pendidikan yang baik kemungkinan besar seseorang akan mencapai suatu kesuksesan. Dalam dunia pendidikan, proses belajar mengajar terjadi karena adanya interaksi antara guru sebagai pengajar dengan siswa sebagai pembelajar. Interaksi antara guru dan siswa merupakan suatu kegiatan pelaksanaan kurikulum yang telah ditetapkan oleh lembaga pendidikan.

Dimyati dan Mudjiono (2006: 45) berpandangan bahwa dalam setiap proses belajar, senantiasa siswa selalu menampakkan keaktifan. Nah, keaktifan ini tentunya sangat beraneka ragam bentuknya. Mulai dari kegiatan fisik yang mudah diamati hingga kegiatan psikis yang memang susah kita amati. Adapun kegiatan fisik bisa berupa membaca, mendengarkan, menulis, berlatih ketrampilan-ketrampilan, dan sebagainya.

Simak juga : 8.408 berhasil lolos di UGM.

Menurut Paul D. Dierich dalam Oemar Hamalik (2007: 172-173) “macam-macam aktivitas belajar tersebut diantaranya yaitu membagi kegiatan belajar dalam 8 kelompok yaitu: (1) kegiatan-kegiatan visual; (2) kegiatan-kegiatan lisan; (3) kegiatan-kegiatan mendengarkan; (4) kegiatan-kegiatan menulis; (5) kegiatan-kegiatan menggambar; (6) kegiatan-kegiatan metrik; (7) kegiatan-kegiatan mental; (8) kegiatan-kegiatan emosional”. Pengertian diatas digunakan sebagai pedoman lembar observasi aktivitas siswa.

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi semakin mendorong upaya-upaya pembaharuan dalam pemanfaatan hasil-hasil teknologi dalam proses belajar. Nah, disini tentunya para guru akan senantiasa dituntut untuk mampu menggunakan alat-alat yang dapat disediakan oleh sekolah, dan tidak tertutup kemungkinan apabila alat-alat tersebut sesuai dengan perkembangan dan tuntutan zaman.

Simak juga : Pernah jadi Rektor Termuda, Begini Sepak Terjang Anies Baswedan.

Guru sekurang-kurangnya dapat menggunakan alat yang murah dan efisien yang meskipun sederhana dan bersahaja tetap merupakan keharusan dalam upaya mencapai tujuan pengajaran yang diharapkan. Di samping mampu menggunakan alat-alat yang tersedia, guru juga dituntut untuk dapat mengembangkan keterampilan membuat media pembelajaran yang akan digunakannya apabila media tersebut belum tersedia. Untuk itu guru harus memiliki pengetahuan dan pemahaman yang cukup tentang media pembelajaran (Arsyad, 2007: 2).

Penggunaan media yang menarik dan beragam, amat sangat penting bagi para siswa untuk dapat membantu dalam penuangan ide atau gagasan. Ada beberapa media pembelajaran yang dapat diterapkan sebagai alternatif dalam meningkatkan keterampilan menulis peserta didik.

Simak juga : Beasiswa Master di Swiss Terbaru 2019.

Gagne dan Briggs (Arsyad, 2010: 4) secara implisit mengatakan bahwa media pembelajaran meliputi alat yang secara fisik digunakan untuk menyampaikan materi pengajaran, yang terdiri dari antara lain buku, slide (gambar bingkai), foto, gambar, grafik, tape recorder, kaset, video camera, video recorder, film, televisi, dan komputer.

Oke sobat KulPed, mungkin itu saja yang dapat kami sampaikan, sedikitnya bisa memberikan manfaat dan pengalaman baru. Jangan lupa untuk terus pantengin website KulihPedia juga yah sobat, karena akan ada banyak sekali informasi menarik lainnya.

Share this:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *